Powered by Blogger.

mulyanateknisi

My photo
garut, jawa barat, Indonesia
mulyana

About Me

My Photo
mullyanategar1999.blogspot.com
mulyana
View my complete profile

Followers

Blog Archive

Search This Blog

Blog Archive

Translate

Twitter Updates

    follow me on Twitter

    Friday, October 11, 2019

    pengalaman momen menakutkan yang pernah di alami. tugasku

    | Friday, October 11, 2019
    tugasku bahasa inggris
    pengalamanku yang nyata



    The Most Frightening moment


              1 year ago when I was camping and became a committee member.  And at that time I was in class XII in the first semester.  We camped at the foot of Gunung Putri arrowroot for 3 days and 2 nights.

             The first day as usual as the committee carried out the dwulu browsing for the campers participants. In our browsing and the participants walked about 10 km and had to pass the posts that have been determined the committee. After the first day of the first to do the exploitation, and the first day to finish exploration and others, continued to the second mountain of the princess mountains ranged from the foot of the mountain to the top. The ceremony climbed went well but the time dropped from the top of the mountain to the foot of the mountain back we all took the way home path of the line including me also took the path of different even further and long, due to the difference path taken by each group there was 2 people there were 2 people declared.
            Well there, the committee which was hit by the committee was class xii and inevitably had to search through the streets for the road that had been passed earlier and ask local residents about the whereabouts of the two scout children and the missing coincidences were boys.  After asking around, my friend and I got information that these 2 people headed to samarang to his uncle's house by a truck ride along with those who were gardening in the mountains (he said).  We went straight to samarang just to find times on the roadside.  But only in vain did not produce results instead of motor gasoline that would run out, then I told my friend "the contents of the gasoline just want to run out ya" finally my friend and I went straight to the gas station in samarang.
          Then we went on a ride while going back to the camping time in the way. But that time I rid up the mediocre biological touched, but there are police cars that test the crowds to close to the motor that I drive, I guess the car will stop Ehhh turns out to even want to the motor that I drive the night, and I am Gaspool, I cancelable the car police, and he pursued in the fastest pursuing the motor I had a walk, then I set the signing into the alley and hiding first about 20 minutes, and the depth I am afraid.
             When I wanted to come back to the campsite I was in a pillion for fear, eventually it was chaotic that the missing people were not met, instead they met the police officer.  Arriving at the campsite it turns out and it turns out the missing person had instead returned home without saying goodbye, there was information from a friend in his village.  Finally we can calm down too.  And the third day cleaning up and going home.




    Terjemahannya

    1 tahun lalu ketika saya kemping  dan menjadi panitianya. Dan waktu itu saya kelas xii smk semester pertama. Kami  kemping di kaki gunung putri garut selama 3 hari 2 malam.
    Hari pertama seperti biasa kami selaku panitia melaksanakan penjelajahan terlebih dadulu untuk para peserta kemping. Dalam penjelajahan kami dan para peserta berjalan kaki sekitar 10 km dan harus melewati pos-pos yang telah di tentukan panitia. Setelah hari pertama selesai melaksanakan penjelajahan dan yang lainnya, lanjut ke hari yang kedua yaitu mendaki gunung putri mulai mulai dari kaki gunung menuju ke puncak. Acara mendaki berjalan lancar namun waktu turun dari puncak gunung menuju ke kaki gunung kembali kami semua malah mengambil jalan pulang beda jalur termasuk saya juga mengambil jalur yang beda bahkan lebih jauh dan lama, akibat dari  bedanya jalur yang di ambil oleh setiap kelompok jadinya ada 2 orang dinyatakan hilang. 
    Nah Disana yang kena imbas jadinya panitia yaitu kelas xii dan mau tidak mau harus mencari menelusuri jalan demi jalan yang telah dilewati tadi dan bertanya-tanya kepada warga setempat tentang keberadaan 2 orang anak pramuka dan  kebetulan yang hilang adalah laki-laki. Setelah bertanya kesana-kemari saya dan teman saya mendapatkan informasi bahwasannya 2 orang ini menuju ke samarang ke rumah pamannya naik mobil truk ikut bersama yang habis berkebun di gunung (katanya). Kami pun langsung ke samarang menelusuri kali saja ketemu di di pinggir jalan. Namun hanya sia-sia saja tidak membuahkan hasil malah bensin motor yang mau habis, terus saya bilang ke teman saya “isi bensin dulu saja sudah mau habis nih” akhirnya saya dan teman saya langsung ke pom bensin yang ada di samarang. 
    Kemudian kami melanjutkan perjalanan sambil pulang ke tempat kemping kali saja ketemu di jalan. Dan waktu itu saya mengendarai motor biasa-biasa saja taat peraturan, namun ada mobil polisi yang mengklakson terus-terusan  hingga dekat menghampiri motor yang saya kendarai, saya kira mobil itu mau berhenti ehhh ternyata malah mau nilang motor yang saya kendarai padahal tidak ada yang di langgar, akhirnya saya gaspool saja. Kirain mobil polisi itu tidak akan mengejar ternyata malah tambah cepat mengejar motor yang saya kendarai, lalu saya mengatur siasat masuk ke gang saja dan bersembunyi dulu sekitar 20 menitan, dan waku itu saya takut sekali.
    Waktu mau pulang ke tempat kemping pun saya yang di bonceng karena takut, akhirnya kacau juga orang yang ilang tidak ketemu , malah ketemu pak polisi. Sesampainya di tempat kemping ternyata dan ternyata orang hilang tadi malah pulang kerumah ke rumah tanpa pamit, itu ada informasi dari teman yang dikampungnya. Akhirya kami bisa tenang juga. Dan hari yang ketiga beres-beres dan pulang.

    Related Posts

    No comments:

    Post a Comment